Showing posts with label Cerita Cinta. Show all posts
Showing posts with label Cerita Cinta. Show all posts

Cerita Cinta hati yang Terluka


Cerita cinta hati yang terluka - Tidak seperti siang yang biasanya, tepatnya tanggal Sembilan maret, si Zuhri telihat lebih ceria dari biasanya. Bagaimana tidak, si dambaan hati berulang tahun tepat di tanggal itu. Dengan segala upaya selama sebulan lebih si Zuhri berpikir untuk mempersembahkan hadiah yang paling indah untuk si dia.

Cerita Cinta hati yang Terluka
“aku harus bisa memberikan hadiah terbaik untuk si dia.”gumam si Zuhri dalam hati.
Kemudian tiba lah saat memberikan hadiah pada si dia, yaitu ketika pulang sekolah, tepatnya di gerbang pintu sekolah. Di lihatnya si cewek bernama dewi yang di taksir oleh dayat berdiri cems sendirian. Kemudia si Zuhri menghampiri si cewek.

“lho ko sendirian aja, g bareng temen- temen yag lain??”. Tanya si Zuhri kepada si dewi.
Si dewi yang kelihatan menunggu sesuatu membalas pertanyaan si Zuhri sambil lalu
“iya, temen2 dah pulang duluan, aku di sini lagi nunggu seseorang.”, jawab si dewi.
Si Zuhri yang merasa di atas angin lalu menambahkan kata- kata rayuan maut kepada dewi. “berarti yang di tunggu dari tadi aku donk”, kemudian si dayat mengeluarkan kado yang telah di siapkan jauh jauh hari kepada si dewi. 

”eh Dewi, selamat ulang tahun ya, ini hadiah dari ku semoga panjang umur.” Kata si Zuhri dengan sopan
Namun alangkah terkejutnya si Zuhri dengan jawaban dari si dewi.
“ngapain kamu ngasih kado ke aku, aku g butuh hadiah darimu.” Jawab si dewi dengan ketus.
 “tapi Kan, aku siapin kado ini untuk mu,” jawab si Zuhri dengan memelas.
“tapi aku g butuh hadiah dari mu, terus hadiah ini mau di apain.”, jawab si dewi.

Dengan menghela napas panjang dan juga menyesal di hatinya si Zuhri berkata
“ini hadiah aku niatkan unutk member kan kepada amu, adapun jika kau tidak mau menerima, tolong terima dulu, ada pun kamu butuh apa g silahkan kamu berikan kepada orang lain.” 

 Kemudian hadiah itu langsung di masukkan oleh dewi ke dalam tasnya.

Setelah itu datang si Ra.d dari arah sekolah, di lambaikan tangan dewi ke arah dia. Kemudian dia memberikan secarik kertas kepada Ra.d, sepertinya seperti sebuah secarik cerita surat cinta


Si Zuhri yang malang pun hanya bisa melongo melihat hal ini. Keesokan harinya dia bertanya pada Ra.d tentang surat yang di berikan dewi.

Si Zuhri membaca isi surat yang bunyinya

To be honest, when I first met you saying I like you

was difficult for me to say

If I don't approach first I was afraid I would loose you

So I wrote a letter and prepared a small gift for you

If my love for you gets deeper I knew it would only hurt me more

It's true that my mind is full of fears

With my anxious heart I prayed and hoped

I believe that person is you

I'm in love I fall in love

 

#Ra.D - I'm in Love


Dan akhirnya putus deh hatinya si Zuhri membaca surat ini tentang cerita cinta si anak muda beranam Hidayat…..

 

Untuk-Mu yang Pernah Tersenyum Manis Padaku


Hai,
Entahlah,
Sudah berapa banyak waktu yang kita lewati tanpa sapa
Tidak lelahkah dirimu dengan keadaan ini?
Bagiku,
Ini sudah cukup terlalu lama. . .
Dan mungkin,
Memang aku yang harus mengalah dan meruntuhkan benteng yang kau sebut ‘Gengsi’ itu,

Hai, anak keras kepala yang egois!!!
Masih adakah dalam ingatanmu cerita 3 tahun lalu?
Ketika dirimu sering kali mengetuk  pintu kelas paling ujung, hanya untuk menancapkan stop kontak yang ada di depanku,
Saat kau dengan khawatir menanyakan keadaanku yang tiba – tiba tak sadarkan diri
Atau,,
Masih terlintaskah dalam benakmu,
Presentasi Biologi yang mebuat jerih payah kita selama seminggu terbayar dengan nilai A dan senyum kagum manusia antik itu
bisa saja semua itu kini tlah menjadi debu bagimu. . .
Aku,, tak peduli bagaimana kau menempatkan kenangan itu
Karena bagaimanapun,
Semua itu terasa indah

Sadarkah engkau,,
Waktu berlalu begitu cepat?!
Sama seperti nyata hadirmu yang terasa singkat
Aku merindukanmu sejak hari itu.
Tapi, , ,
Aku yakin, Allah punya rencana besar untuk kita,
Untukmu, dan Untukku
Yang mungkin, jauh dari kata bersatu
Aku akan tetap mengagumi,
Tapi, aku juga tetap tak berharap lebih atasmu,
Atas diri yang mereka elukan
Atas nama yang di banggakan,
Aku akan tetap seperti ini pada tempatku.
Sama, hari ini, esok, dan seterusnya

Untuk dia yang pernah tersenyum manis padaku
Yang pernah dengan tulus mendukungku
Meski hanya sesaat, 

oleh mbak Anindya Dyah Widiandani ,  PPM Khoril Huda Surabaya

Untuk-Mu yang Menghargai Kata


Heemmm. . . .
Satu tahun, 20 hari lalu.
Namamu, masih jadi bagian tawaku
00:00 WIB
Masih terukir sebagai catatan malamku yang indah
Dan detak – detak jam dinding
Dengan setia mendekap ragaku atas ‘dingin’  karenamu

Angin!
Ya, , Angin!
Angin yang membawamu disisiku
Membawamu dengan ‘ada’ dan ‘tiada’nya dirimu.
Angin pulalah yang menerbangkan cerita kecil ini
                        Tapi, mungkin juga,
Karena dirimu , Angin

‘Kakek’ jelek. . .
Aku mengenal banyak hal baru disini
Orang baru, dan Keadaan baru
Termasuk dia
Tak ingin taukah dirimu tentangnya??
Bohong kalau kau katakan tidak!
Karena aku tau,
Setiap kali aku meninggalkan mu atas sesuatu
Maka saat itu pula kau langsung memaksaku dengan berbagai tindakan
Hem, , , :) aku merindukan hari itu. . .



‘Kakek’. .
Taukah kamu?!
Dia nyaris mirip denganmu. . .
Dengan semua sifat ‘sok’ yang bikin jengkel
Dengan kata – kata menyebalkan dan merendahkanku
 Dia itu. . .
Mr. Simple
:D Aku baru mengenalnya sekitar sebulan lalu
Tapi, aku merasa telah mengenalnya jauh sebelum hari ini
Entahlah. .
Mungkin, hanya perasaan. .

Mencintainya?
Tidak, kek!
Hanya merasa nyaman mengenalnya
Merasa bahwa aku tak sendiri di sini

‘Kakek’ penasehat. . .
Aku merindukan setiap saranmu atas jalan likuku
Aku merindukan caramu menasehatiku
Aku merindukan gaya bicaramu
Tapi parahnya,
Keadaan membuat kita terjaga dari mimpi panjang
Prinsip dan Perasaan yang membuat semuanya tak pantas disatukan
Dan kau memilih DIAM dan membiarkan jarak ini terbentang

Aku merindukanmu. . .

Miss your name in my inbox

oleh Anindya Dyah Widiandani PPM Khoirul Huda Surabaya

Letters to My Wind

Cerita Letters to My Wind  - Banyak orang beranggapan bahwa cinta dan jodoh itu berbanding lurus. Mereka percaya bahwa Allah menciptakan manusia dengan berpasang – pasangan. Dan berpendapat, bahwa jodoh harus dicari. But, It’s not me!
 
Jodoh itu sesuatu yang unik. Seperti Menara Eiffel dengan Paris, aku dengan mama dan papa, langit dengan awannya, dan seperti aku mengenalmu. Menurutku, itu sudah dikatakan jodoh. Dimana takdir menjadikan sesuatu lengkap atas sesuatu yang lain. Dimana kekurangan dan kelebihan melebur jadi sesuatu yang indah. Dan soal jodoh dan cinta yang mereka katakan sebagai pasangan hidup itu, aku tak sepenuhnya sependapat. Bagiku, pernikahan belum tentu menjadikan satu individu dengan yang lainnya itu jodoh, dan saling mencintai. Bagaimana bisa Nabi Nuh dan Nabi Luth dikatakan jodoh dengan istri mereka, apabila jalan yang mereka tempuh, berbeda. Apabila satu dengan yang lainnya, saling merintangi. Jodoh itu, adalah mereka yang bisa mendampingi kita di taman surgaNya nanti, dengan cinta yang tulus padaNya atas diri kita.

Namaku, Stella. 

Akhir – akhir ini, entah mengapa langit seolah ingin kembali membuatku mendung. Tumpukan note dan surat di laci meja belajarku yang sempat ku baca tadi pagi, membawa ingatanku jauh melayang pada masa lalu. Saat nama, kata, dan candanya masih bisa dengar. 

Surat - surat kecil yang tak akan pernah beralamat ini, menjadi ‘perantara’ seluruh cerita hariku pada sahabat kecilku, pada orang yang yang ku panggil ‘Kakek’ atau ‘Kung’, dan pada orang yang untuk pertama  kalinya mengukir hati ini. Meski parahnya, jarak dan waktu, mungkin tak akan menjadikan kami utuh untuk kedua kalinya.

Insyaallah masih bersambung, ikuti terus Cerita Letters to My Wind di demicerita.blogsspot.com


oleh Anindya Dyah Widiandani PPM Khoirul Huda Surabaya

Gambar Cinta Sejati Menyentuh Hati



Gambar Cerita Cinta Sejati – pernahkah anda merasa kan datangnya cinta di waktu pagi kemudian memikirkan dia di waktu siang, dan memimpikan dia di waktu malam ituah yang namanya cinta
Sebagian orang merasakannya, apa lagi di kalangan anak muda tapi apakah anda tahu tentang gambar cinta sejati itu sendiri??

 

 

Cerita bergambar cinta sejati ini akan memberikan anda bagaimana cinta sejati itu seharusnya.

Cerita di atas menceritakan bahwa cinta adalah setia, bukankah jatuh cinta itu mudah, tapi untuk menjaga cinta itu adalah sesuatu yang sangat special, dan ini yang kan menjadikan sesuatu itu indah

Gambar ini membertahukan kita bahwa cinta itu kadang tidak memerlukan materi berlebih cukuplah sesuatu itu menjadi sederhana, hingga bertahan pada keadaan cinta hingga tua dan ajal menjemput kita.

Dan yang terakhir ‘I wanna grow old with you’ bukan hanya sebagai ungkapan saja tapi mejadi bukti, bisa di jdikan contoh yaitu sebuah cartoon yagn sangat menggugah (menurut saya)yaitu film cartoon UP.

 

Dan inilah video bergambar yang menurut saya menyentuh sekali untuk di lihat

Kisah Tentang Cinta Sejati Istri Shalehah



Kisah cinta sejati istri shalehah - Di suatu pagi yang sejuk saya memulai bekerja, saya bekerja sebagai perawat di sebuah rumah sakit kecil di pinggir kota.

Di suatu pagi, datang seorang ibu. Umurnya sekitar lima puluh lima tahun. Dia memeriksakan luka jahitan di sekitar tangannya. Karena suasana rumah sakit yang memang sedang sibuk. Sehingga ibu tersebut harus menunggu untuk mendapatkan penanganan pada lukanya tersebut.

Ketika menunggu, ibu itu terlihat gelisah, sering kali dia melihat jam tangannya. Saya memberanikan diri unutk memberikan pengannan medis kepada ibu tersebut. Setelah dokter memeberikan persetujuanunutk menangani luka pada tangan ibu tersebut. Lalau saya membersihkan luka dan memperban luka itu lagi.
Sembari melakukan hal tersebut. Saya melihat ibu tua itu melihat jam beberapa kali. Saya memberanikan diri untuk bertanya. 

“bu, apakah anda punya janji hari ini, ko dari tadi melihat jam terus?”
“Tidak, saya tidak punya janji dengan siapapun pada hari ini. Tapi saya harus ke panti jompo unutk makan bersama suami saya” kemudian dia bercerita dia setiap hari berkunjung ke panti jompo.
Dari cerita tersebut di ketahui bahwa suami nya mengidap penyakit alzemair.
Kemudia saya bertanya, “apakah suami mu akan marah jika engkau tidak menemuinya untuk makan bersama?”
Dengan senyumnya  ibu itu menjawab, “ dia tidak akn marah, bahakn dia sudah tidak ingat lagi bahwa dia kenal dengan saya sejak lima tahun yang lalu.”
Saya pun terperanjat, “mengapa ibu masih pergi kesana setiap hari, padahal suami anda sudah tidak mengenali anda lagi.”
Sembari menepuk pundak saya ibu itu tersenyum pada ku, “walaupun suami saya tidak mengenali kepada diri ku, tapi saya masih kenal dengan dia.”

Tidak henti-hentinya saya mengalirkan air mata. Subhanallah, ya Allah bersyukur aku , kau memberikan contoh nyata pada ku tentang cinta dan keshalehan seorang istri kepada suami.

Karena kisah tentang cinta sejati istri ini memberikan pelajaran bahwa :


  • Cinta sejati itu menerima apa adanya
  •  Walau pun yang terjadi saat ini
  • Walau pun yang sudah terjadi
  •   Walau pun yang akan terjadi
  • Walau pun yang tidak akan pernah terjadi

Intinya selalu mempercayai dengan qodar baik ataupun qodar buruknya keadaan mereka, 

Sebagai perbandingan , ini lha contoh kisah cinta remaja pada masa kini: