Untuk-Mu yang Menghargai Kata


Heemmm. . . .
Satu tahun, 20 hari lalu.
Namamu, masih jadi bagian tawaku
00:00 WIB
Masih terukir sebagai catatan malamku yang indah
Dan detak – detak jam dinding
Dengan setia mendekap ragaku atas ‘dingin’  karenamu

Angin!
Ya, , Angin!
Angin yang membawamu disisiku
Membawamu dengan ‘ada’ dan ‘tiada’nya dirimu.
Angin pulalah yang menerbangkan cerita kecil ini
                        Tapi, mungkin juga,
Karena dirimu , Angin

‘Kakek’ jelek. . .
Aku mengenal banyak hal baru disini
Orang baru, dan Keadaan baru
Termasuk dia
Tak ingin taukah dirimu tentangnya??
Bohong kalau kau katakan tidak!
Karena aku tau,
Setiap kali aku meninggalkan mu atas sesuatu
Maka saat itu pula kau langsung memaksaku dengan berbagai tindakan
Hem, , , :) aku merindukan hari itu. . .



‘Kakek’. .
Taukah kamu?!
Dia nyaris mirip denganmu. . .
Dengan semua sifat ‘sok’ yang bikin jengkel
Dengan kata – kata menyebalkan dan merendahkanku
 Dia itu. . .
Mr. Simple
:D Aku baru mengenalnya sekitar sebulan lalu
Tapi, aku merasa telah mengenalnya jauh sebelum hari ini
Entahlah. .
Mungkin, hanya perasaan. .

Mencintainya?
Tidak, kek!
Hanya merasa nyaman mengenalnya
Merasa bahwa aku tak sendiri di sini

‘Kakek’ penasehat. . .
Aku merindukan setiap saranmu atas jalan likuku
Aku merindukan caramu menasehatiku
Aku merindukan gaya bicaramu
Tapi parahnya,
Keadaan membuat kita terjaga dari mimpi panjang
Prinsip dan Perasaan yang membuat semuanya tak pantas disatukan
Dan kau memilih DIAM dan membiarkan jarak ini terbentang

Aku merindukanmu. . .

Miss your name in my inbox

oleh Anindya Dyah Widiandani PPM Khoirul Huda Surabaya